Pangkalan Tabung Gas Elpiji 3 Kilo Gram, Jual Diatas Harga HET Di Kecamatan Panimbang -->




Pangkalan Tabung Gas Elpiji 3 Kilo Gram, Jual Diatas Harga HET Di Kecamatan Panimbang

Friday, August 12, 2022

 


PANDEGLANG, klikviral.com - Pangkalan tabung Gas Elpiji 3 Kilo Gram atas nama pemilik Basuni Di kampung Cikadu RT 001/006 Desa Tanjungjaya Kecamatan Panimbang Kabupaten Pandeglang, Banten. Diduga jual Gas LPG 3 Kilo Gram bersubsidi diatas Harga Eceran Tertinggi.


Warga Kampung Cikadu Kepada awak Media yang enggan disebutkan namanya mengatakan," Ya benar, saya beli di pengampas pangkalan Basuni harganya Rp.22.000 Pak, tidak sama dengan yang di plang pangkalanya bahkan di coret-coret harga di plang pangkalanya" Ujarnya Jumat(12/08)


Ia Menambahkan perihal tulisan harga yang terpampang di plang pangkalan Basuni tersebut yang di coret-coret," sampai sekarang saya masih bertanya-tanya, kenapa di plang pangkalanya Basuni yang dibawa sama kendaraan pengampas tabung gas 3 Kilo gram itu tidak tertulis harga, bahkan di coret-coret, serta kenapa jika itu pangkalan sampai menjual Rp 22.000" Imbuhnya



Yayan selaku pengampas Gas Elpiji 3 Kilo Gram milik pangkalan Basuni kepada awak media membenarkan bahwa dirinya dari pangkalan Basuni di kampas ke warung-warung pengecer dengan harga Rp.20.000 sampai Rp.22.000.


" Ya kalau masalah harga jual dari pangkalan ini pariatif kang, terkadang Rp.20.000 sampai Rp.22.000. 

Dan saya kalau belanja dari Agen Fajar Sidik sebanyak 100 tabung gas, tapi kalau dari Agen PT Mulya Abadi itu dikirim kang," Terang Yayan 


Berdasarkan Peraturan Bupati Pandeglang Nomor 542/Kep.798-Huk/ tahun 2014 tentang penetapan Harga Eceran Tertinggi Tabung Gas Elpiji 3 kilogram tingkat pangkalan di Kabupaten Pandeglang, diketahui untuk region III sebesar Rp.15.450


Maka dari itu Kepada Aparatur Penegak Hukum di mohon untuk menindaklanjuti terkait pangkalan tabung gas yang menjual diatas Harga Eceran Tertinggi. Dan dimohon untuk Kros cek ke lapangan, serta jangan menutup mata jika ada salah satu pangkalan di desa tersebut menjual di atas harga Eceran Tertinggi yang diduga sudah tidak sesuai Peraturan Bupati Pandeglang Khususnya.


(YEN/RG)