Menuntut Hak Pembayaran Pembangunan Hotel ASTON Serang Ahliwaris Alm Saleh B Jaya Memasangan Patok Tanah -->




Menuntut Hak Pembayaran Pembangunan Hotel ASTON Serang Ahliwaris Alm Saleh B Jaya Memasangan Patok Tanah

Monday, August 8, 2022

 


SERANG, klikviral,com- Tim kuasa LBH YABPEKNAS Provinsi Banten beserta Ahliwaris Alm Saleh Bin Jaya , memasang patok plank tanah dengan luas tanah 8.846 M2 di Kp.Boru Masjid RT.003/RW.003 Cilaku Curug,Kota Serang,Banten. Senin (8/8/2022).


Nurhamjah Ketua LBH YABPEKNAS Provinsi Banten mengatakan kepada awak media klikviral "Para ahliwaris melakukan pemasangan plank yang kedua kalinya yang sebelumnya sudah dipasang tapi dicabut kembali  diduga oleh Pihak Oknum Hotel Aston Serang, setelah beberapa lama kami tinggalkan lokasi pemasangan Plank di Hotel Aston Serang, dan tim kami menginformasikan ada yang mencabut kembali."jelasanya


"Mereka pihak Hotel Aston Serang dan Suciazhi tidak ada itikad baik untuk berdialog duduk bareng untuk mencari jalan solusi atau di mediasikan,"



"Tindakan yang dilakukan oleh Ahliwaris dan Tim Kuasa LBH YABPEKNAS bukan tanpa sebab, karena pembayaran tanah yang belum diselesaikan dari tahun 2011 sampai sekarang belum dilunasi, tapi surat-surat sudah jadi, waktu tahun 2011 Ahliwaris menjual tanah tersebut ke  Suciazhi harga per meter ketika itu Rp.150.000 (seratus lima puluh ribu rupiah) dengan janji setelah AJB sudah selesai akan dibayar lunas, akan tetapi masih dicicil-cicil pembayarannya," imbuhnya


"Ini beli tanah atau kredit panci dicicil, karena pada dasarnya jual beli harus tunai, dan lunas.Pengertian tunai dalam transaksi perjanjian jual beli, sebagai suatu bentuk keharusan untuk melakukan pembayaran uang, sehingga harga transaksi/jual beli atas tanah tersebut menjadi lunas." 



"Menurut Pasal 37 Peraturan Pemerintah Nomor 24 Tahun 1997 tentang Pendaftaran Tanah, “jual beli tanah dapat dilakukan jika aktanya dibuat dihadapan PPAT yang berwenang”. Kemungkinan transaksi jual beli tanah tersebut dan surat-menyurat tidak dihadirkan seluruh ahliwaris Alm Saleh Bin Jaya dihadapan PPAT. Pada sekitar tahun 2019 tanah Ahliwaris dijual kembali oleh Suciazhi ke pihak Hotel Aston Serang dengan harga Rp. 600.000 (enam ratus ribu rupiah)."



"Kami menduga ada Perbuatan Melawan Hukum sesuai KUHP Perdata Pasal 1365 yang mengakibatkan kerugian pihak ahliwaris jika Suciazhi yang tidak segera melunasi pembayaran hak-hak ahliwaris Alm Saleh Bin Jaya, bahkan ahliwaris sudah melaporkan ke Pihak Polda Banten Unit Harda Nomor LP/B93/II/2022/SPKT. DIKRIMUM POLDA, tertanggal 24 Februari 2022, terkait AJB yang dipalsukan, sedang dalam proses penyelidikan pihak Polda Banten." tegas Nurhamjah


Informasi yang kami dapat dari pihak perizinan Kota Serang IMB Hotel Aston sudah selesai, secara otomatis sertifikat Hotel Aston Serang sudah terbit, sebelumnya kami mengirim surat ke BPN Kota Serang agar memblokir atau menunda penerbitan sertifikat Hotel Aston atas dasar cacat administrasi sesuai Peraturan Keputusan pembatalan hak atas tanah menurut Pasal 104 ayat (2) Permen Agraria/BPN 9/1999, diterbitkan apabila terdapat: cacat hukum administratif; dan/atau melaksanakan putusan pengadilan yang telah berkekuatan hukum tetap Pasal 110 jo. Pasal 108 ayat (1) Permen Agraria/BPN 9/1999.


"Belum ada informasi jawaban dari pihak BPN Kota Serang sampai saat ini, atas upaya yang dilakukan selama ini ahliwaris menuntut hak penyelesaian pembayaran dengan harga sepantasnya, jika tuntutan tidak disegerakan ahliwaris akan melakukan demo menduduki pembangunan Hotel Aston Serang dan menggugat ke PTUN untuk membatalkan Sertifikat Hotel Aston atas dasar cacat admnistrasi." tutupnya 




(Suheli/RG)