Swadaya Masyarakat Dalam Pembangunan Jembatan Kecil -->

Advertisement

 


Swadaya Masyarakat Dalam Pembangunan Jembatan Kecil

Thursday, 23 June 2022

 

Enjuh Juheni, Sekretaris Desa (Sekdes) Desa Lebak,Kecamatan Ciomas,Kabupaten Serang



SERANG klikviral.com - Terkait Pemberitaan yang tidak benar, Enjuh Juheni, Sekretaris Desa (Sekdes) Desa Lebak,Kecamatan Ciomas,Kabupaten Serang mengatakan kepada awak media online Klikviral.Com dengan adanya pemberitaan kemarin, jadi semua itu tidak benar, apalagi masyarakat sampai dipunguti biaya, justru warga itu sendiri bilang ke saya pengen dibikin kan jembatan dari drainase yang sedang di bangun itu pengen ada jembatan nya,dan mereka minta bahan matreal nya dari saya, dan saya pun tidak masalah, yang penting petukang nya mau, dan pada akhirnya dibuatkan dua jembatan kecil untuk jalan warga,Kamis (23/06/2022). 


"Dan untuk pekerjaan drainase tersebut itu sudah lama selesai dan tidak ada masalah,dan untuk mengenai tentang catatan tersebut saya tidak mengetahui entah dari siapa itu sumber nya, dan yang jelas catatan itu tidak benar. 

Adapun masalah masa kerja 29 hari itu emang ada untuk dua pekerja sampai pekerjaan itu selesai. 

Dan untuk yang lain nya di bawah 29 hari semua. 


"Sekali lagi saya tegaskan bahwasanya tidak ada sumbangan dari masyarakat, dan saya tidak mengetahui tentang sumbangan itu, ada juga masyarakatnya yang ngomong ke saya minta di buatkan jembatan kecil. 


"Jadi tentang catatan tersebut semua nya tidak benar,dan saya juga bicara sesuai fakta di lapangan saja, jadi jangan terlalu mengada ada dan berlebihan," Tegas Enjuh.

 


Sementara itu Gani ketua Rt 15/04 menjelaskan, dengan adanya isu sumbangan dari warga itu semua tidak benar, ada juga warga sendiri yang sumbangan untuk mengumpulkan uang sebanyak Rp 540 ribu, itu hasil kesadaran dan keikhlasan mereka sendiri, karena masyarakat pengen di bikin kan dua jembatan kecil untuk perlintasan warga ke sawah. 


"Adapun mengenai tentang upah 20ribu per hari itu juga tidak benar, karena kita untuk upah pembangunan drainase tersebut kita sudah sepakat dan komitmen untuk upah petukang Rp 90 ribu per hari dan untuk upah helper Rp 70 ribu per hari. 


"Saya mewakili masyarakat Rt 15/04 mengucapkan banyak Terima kasih kepada pihak pemerintah Desa Lebak sudah melakukan pembangunan drainase dan sekaligus membuatkan jembatan kecil untuk masyarakat," Imbuh Gani. 



Masih ditempat yang sama Edi Baheudin selaku pekerja drainase tersebut menambahkan Terkait pemberitaan itu sebetulnya tidak ada masalah, adapun Terkait nilai uang tersebut sudah menjadi komitmen kerjasama dengan enam orang, dan juga tidak ada yang memintai uang ke masyarakat, ada juga itu mah kesadaran masyarakat nya sendiri untuk membeli kopi dan rokok untuk petukang, dan meminta tolong untuk dibuatkan jembatan kecil dua jembatan, adapun untuk matreal nya itu dari Desa. 


Dan untuk pemberitaan tersebut itu sama sekali tidak benar, saya sendiri selaku tukang sekaligus warga setempat berani mempertanggung jawabkan kebeneran nya, "tutup Edi. 


Suheli redd/RG.