Harus diawasi Ketat Pelaksanaan Kegiatan Proyek Pembangunan P3-TGAI Rahayu Tani Desa Sumurlaban -->

Advertisement

 


Harus diawasi Ketat Pelaksanaan Kegiatan Proyek Pembangunan P3-TGAI Rahayu Tani Desa Sumurlaban

Monday, 9 May 2022

 


PANDEGLANG, klikviral.com - Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI) adalah program perbaikan, rehabilitasi atau peningkatan jaringan irigasi dengan berbasis peran serta masyarakat petani yang dilaksanakan oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A), Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) atau Induk.


Didesa Sumurlaban Kecamatan Angsana Kabupaten Pandeglang Provinsi Banten Pelaksanaan Kegiatan Proyek Pembangunan P3-TGAI dilaksanakan oleh P3A Rahayu Tani daerah Irigasi Cibodas Kampung Cibodas dengan No. SPKS HK.02.03/PKS/Az.05/IV/2022, tanggal Kontrak 21 April 2022, Nilai Kontrak Rp. 195.000.000,- Sumber Dana APBN Tahun Anggaran 2022.



Dari hasil pantauan wartawan dilokasi kegiatan pada Senin, 9 Mei 2022 Kegiatan Proyek Pembangunan P3-TGAI belum mulai dikerjakan, dan hanya terpampang Papan Informasi Kegiatan serta tumpukan material.Senin, (09/05/2022).




Yoki Fardiansah selaku warga asal Desa Karangsari Kecamatan Angsana mengatakan kepada awak media klikviral.com "Bahwa sudah lebih dari 14 hari setelah tanggal Kontrak belum ada tanda-tanda proyek akan dilaksanakan."



"Kalo Papan Proyek dilokasi kegiatan ada, tapi untuk kegiatannya belum dilaksanakan padahal sudah lewat dari 14 hari setelah kontrak," terangnya 


Masih dikatakan Yoki Fardiansah, "Seharusnya dasar acuan dalam pelaksanaan kegiatan setelah SPKS dan Kontrak Ditandatangani bukan justru pekerjaan dilaksanakan semaunya."



"Kan sudah SPKS, dan Kontrak ditandangani jadi pekerjaannya harus tepat waktu jangan seenaknya," ucap Yoki.




Lebih lanjut ungkap dia, "Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jenderal Sumber Daya Air harus turun langsung guna memantau jalannya Kegiatan Proyek Pembangunan P3-TGAI dilaksanakan oleh P3A Rahayu Tani."



"P3-TGAI yang dilaksanakan oleh P3A Rahayu Tani harus diawasi secara ketat, sehingga proyek yang bersumber dari Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Direktorat Jenderal Sumber Daya Air sesuai dengan rencana dan harapan para petani," papar Warga Asal Desa Karangsari tersebut.



Sementara itu ketua Pelaksana kegiatan P3-TGAI Rahayu Tani, sulit dihubungi baik lewat telepon WhatsApp maupun telepon seluler hingga berita ini dipublikasikan awak media klikviral.com masih terus mencoba menghubungi.



(YEYEN SUDRAJAT/RG)