Ketua BEM Unsera Kecam BEM NUS Banten Terkait Statmen Buruh -->


Ketua BEM Unsera Kecam BEM NUS Banten Terkait Statmen Buruh

Minggu, 26 Desember 2021



Klik Viral – Ketua badan eksekutif mahasiswa Universitas Serang Raya sangat menyayangkan statement kordinator daerah BEM NUS Banten perihal sikapnya yang mengecam aksi buruh yang memperjuangkan kenaikan upah minimun provinsi pada saat melakukan aksi unjuk rasa yang dilakukan ribuan buruh di KP3B, Rabu, (22/12/2021) lalu.


Ega menilai statement yang dilakukan oleh korda Bemnus Banten sangat berlebihan dan terkesan menyakiti hati buruh yang dalam hal ini memperjuangkan haknya di Provinsi Banten.

“Seharusnya mahasiswa memberikan kajian strategisnya untuk membantu menyelesaikan polemik perihal kenaikan upah minimum Provinsi Banten ini dan memberikan solusi atas tuntutan para buruh,” kata Ega Setiyawan, di Sekret Unsera Minggu (26/12/2021).


“Ribuan buruh hanya memperjuangkan haknya sebagai buruh untuk kesejahteraan kaum buruh, bukan untuk memperkaya dirinya sendiri. Kaum buruh hanya meminta kenaikan UMP untuk tahun 2022 yang dirasa layak mereka dapatkan sebagai kaum buruh,” tambah Ega.

Apalagi beberapa kampus yang ada di Banten yang tergabung dalam aliansi Bemnus Banten tidak tahu menahu persoalan statement yang dilakukan sepihak oleh korda Bemnus Banten yang tidak melibatkan kampus-kampus yang tergabung dalam aliansi.


Artinya tindakan yang dilakukan oleh korda Bemnus Banten sangat tidak relevan. Ada apakah sebenarnya dengan korda Bemnus Banten dengan pemerintah provinsi Banten hari ini ?


“Bagi saya sikap korda Bemnus Banten hanya akan memicu permasalahan baru dan tidak menyelesaikan persoalan buruh dan hanya akan memicu kemarahan besar dari pihak buruh karena statement dari korda Bemnus Banten yang mengecam aksi buruh,” ungkap Ega.

“Meskipun Bem Universitas Serang Raya tergabung dalam aliansi Bem Nusantara tapi dalam hal ini saya punya pandangan yang lain,” imbuhnya.

Menurut Ega idealnya statement dari korda Bemnus Banten harusnya menyejukkan dan tidak memperkeruh situasi yang terjadi pasca aksi buruh yang dilakukan di KP3B.