-->

Notification

×

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Plang Milik KKP Diduga Tidak Sesuai, Warga Karangdawa Timur Adukan ini Ke LI BAPAN

Friday, January 22, 2021 | January 22, 2021 WIB | 0 Views Last Updated 2021-11-24T19:28:44Z

KOTA CIREBON | Pemasangan plang oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan (Direktur Jendral Perikanan Tangkap Pelabuhan Perikanan Nusantara Kejawen) di hamparan tanah Seluas 1.7 Hektar yang berada di Kp. Karangdawa Timur Rt. 01 dan 02 Rw. 04 Kelurahan. Penggambiran Kecanatan. Lemahwungkuk Kota. Cirebon Jawa Barat menuai keresahan masyarakat.

Saat Lembaga Investigasi Badan Advokasi Penyelamat Aset Negara Bapan Tinjau Lokasi Kp. Karangdawa Timur – Cirebon

Masyarakat Kp. Karangdawa Timur menganggap hal tersebut aneh, pasalnya warga Karang Dawu Timur menduduki lahan tersebut sejak Lahir dan sebagian dari mereka telah memiliki sertifikat.

“Kami semua disini sudah 40 tahun dan bahkan ada yang 60 tahun lebih, sertifikat hak milik juga bukti pembayaran PBB pun kami ada.” Kata Sunanto saat di wawancarai oleh team Siber.news Kamis, (21/01/2021).

Kejadian itu membuat warga Karangdawa Timur Bersepakat untuk menindak lanjuti hal tersebut dengan meminta perlindungan hukum dari Dewan Pimpinan Daerah Lembaga Investigasi Badan Advokasi Penyelamat Aset Negara Jawa Barat.

Seperti pantauan team liputan Sibernewes pada Kamis,(21/01/2021) team dari Lembaga Investigasi BAPAN Jabar tengah meninjau lokasi bersama warga Karangdawa Timur.

Team LI-BAPAN Tengah Keliling Tinjau Lokasi di Kp. Karangdawu Timur – Kota Cirebon

Kepala Bidang ATR/Pertanahan Lembaga BAPAN Deni Koswara menyebutkan bahwa plang yang di pasang oleh Kementerian Kelautan dan Perikanan itu tidak memiliki kejelasan berdasarkan nomor yang ada pada plang itu.

“Jadi hasil dari investigasi kami, bahwa nomor SHM yang ada pada plang milik KKP yang ditancapkan di lingkungan Kp. Karangdawa Timur itu tidak terdaftar di BPN.” ucap Deni kepada team siber.news

Deni juga telah mengecek keabsahan sertifikat milik beberapa warga Kp. Karangdawa Timur

“Sudah kita cek sertifikat milik warga sah dan memang on. Bahkan bukti PBB nya pun ada.” jelasnya

Di lokasi itu nampak Kepala Badan Lembaga Investigasi BAPAN Jabar Toni Karel Antonius mengatakan kepada warga Kp. Karangdawa Timur bahwa ia akan berjuang untuk membela masyarakat.

“Saya bersama team sudah mengumpulkan bukti-bukti untuk menindaklanjuti hal ini.” ujarnya

Toni pun menuturkan bahwa dirinya berjanji akan berjuang demi membela keadilan dan kebenara bagi masyarakat para pencari keadilan.

“Kami tidak tau ini tindakan oknum atau memang dari kementerian KKP, yang jelas kami Bapan Jawa Barat akan membela rakyat, khususnya warga Karangdawa Timur agar bisa kembali tenang tinggal di kampung halamannya sendiri.” ucapnya

Kepala Badan Bapan Jabar Toni Karel Antonius juga menyebutkan ada keanehan dengan adanya plang tersebut, pasalnya sebagian warga Karangdawa Timur itu mendapatkan Sertifikat dari program Bapak Jokowi

“Masyarakat sini kan dapet SHM nya juga dari programnya pak jokowi, dari PTSL masa iya sekarang mau diambil lagi oleh KKP dalam hal ini Dirjen Perikanan Tangkap Pelabuhan Perikanan Nusantara Kejawen.” pungkasnya (ZUL)

×
Berita Terbaru Update